>
anda sedang membaca...
Kronologis, Wera

SEKALI LAGI KAMI INGIN TAMBANG PASIR BESI DITUTUP. TITIK !

Masyarakat di Kecamatan Wera, Bima masih bersikukuh dengan sikap tegas : tambang harus ditutup! Sabtu tanggal 3 September 2011, ratusan warga berkumpul di Dusun Tengge, Desa Pai Kecamatan Wera. Pagi itu warga berniat untuk menggerebek base camp PT. Lianda Intan Mandiri dan PT. Jagad Mahesa, perusahaan yang mengeskploitasi pasir besi di pesisir Wera.

Aksi ini adalah bentuk kemarahan dan kegelisahan warga mengingat perusahaan tersebut masih terus beroperasi. Pengoperasian tersebut masih berjalan berkat pengamanan ketat dari aparat polisi dan militer.

Salah satu bentuk pengamanan polisi dan militer terhadap aktifitas perusahaan adalah menghalang-halangi aksi warga dengan berusaha membubarkan aksi secara paksa dengan alasan tidak memiliki izin demonstrasi. Warga tidak mau kalah dengan tetap bertahan. Dari kesaksian warga dilaporkan ada sekitar 4 mobil aparat dari kepolisian, termasuk 1 truk Brimob, dibantu 1 rombongan pasukan TNI (tidak jelas dari kesatuan mana).

Banyaknya aparat membuat warga kewalahan bergerak. Aksi menuju base camp perusahaan akhirnya ditunda. Tidak ingin berhenti disitu, warga yang telah berkumpul kemudian berkeliling ke seluruh desa di pesisir Wera untuk menyampaikan menggalang lebih banyak masyarakat.

Pada hari Senin, 5 September 2011, ratusan warga kembali berkumpul. Beberapa mahasiswa dan pemuda Wera ikut bergabung di dalamnya. Tujuannya satu : mendatangi base camp untuk menuntut penutupan segala operasi dan aktifitas pertambangan!

Aparat polisi dan tentara kembali menghalangi aksi, namun warga tetap berkeras. Menumpang mobil bak terbuka dan sepeda motor, warga akhirnya sampai di lokasi base camp Liandan Intan Mandiri yang join dengan Jagad Mahesa. Kedatangan tersebut bertujuan untuk mendesak agar perusahaan segera tutup dan angkat kaki dari Wera.

Tidak ada Direktur maupun pimpinan manajemen yang berani menemui warga. Perusahaan hanya mengutus salah seorang staff bidang operasional. Meski pihak perusahaan mengaku sudah mengantongi izin dan Amdal, namun mereka tidak bisa memenuhi saat warga mendesak untuk diperlihatkan.

Situasi ini membuat warga semakin marah. Beberapa orang langsung merusak pintu palang gerbang sebagai luapan kemarahan. Polisi langsung bereaksi dengan hendak menangkap beberapa warga. Namun koordinator aksi bersama warga yang lain kemudian mencecar aparat bahwa seharusnya polisi menangkap pemilik dan pimpinan perusahaan karena telah menambang tanpa izin, mengeksploitasi dan merusak lingkungan setempat, serta menghalangi warga mencari penghidupan di pesisir dan laut Wera.

Terdesak dan kalah argument dari warga, polisi urung menangkap. Warga masih terus mendesak perusahaan agar segera tutup dan berhenti menambang dengan menandatangani surat penghentian eksploitasi. Perwakilan perusahaan mengaku tidak bisa mengambil keputusan itu karena tidak memiliki wewenang. Situasi semakin panas dan aparat terus mendesak warga untuk kembali.

Menjelang jam 3 sore, warga memutuskan untuk kembali ke desa masing-masing. Tetapi kepulangan tersebut dimanfaatkan untuk mengkampanyekan dan menggalang kembali semangat warga di seluruh desa yang ada di pesisir Wera. Dimulai dari Dusun Tengge, Pai rombongan bergerakn ke  Desa Tugu, Sengiang, dan terus ke desa-desa lain.

Warga Wera bersama tim Barawera kembali akan menggelar protes dalam beberapa hari mendatang. Tujuannya jelas bahwa sekali lagi kami ingin tambang pasir besi ditutup! Titik!

Advertisements

About barawera

Usir Tambang Pasir Besi di Wera!

Discussion

One thought on “SEKALI LAGI KAMI INGIN TAMBANG PASIR BESI DITUTUP. TITIK !

  1. ai ja na moda mena doho.. be ku lao kai nomor hp nggomi doho kew???????????????????????????

    Posted by marwan galle | September 19, 2011, 1:01 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: